6 Pemain yang Gagal Bersinar di Piala Eropa 2016

0
228

Prancis – Piala Eropa 2016 resmi berakhir usai laga final

antara Portugal dan Prancis selesai. Portugal sukses membalikkan

kritikan negatif dengan mengamankan trofi Henri Delaunay untuk kali

pertama sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di pentas Internasional.

Seperti laiknya sebuah turnamen, selalu ada pemain yang mendapat

predikat terbaik dan terburuk sepanjang penyelenggaraan turnamen. Para

pemain yang mendapat predikat terburuk dinilai gagal memenuhi ekspektasi

yang dibebankan kepadanya sebelum turnamen berlangsung.

Berikut ini adalah 6 pemain dengan peforma terburuk pada Piala Eropa 2016:

1. Thomas Muller – Jerman


Dua tahun lalu, pada penyelenggaraan Piala Dunia 2014, Thomas Muller

menjadi satu di antara pahlawan Jerman. Pemain Bayern Munchen ini

menjadi mesin gol utama Die Mannschaft dengan koleksi lima gol. Namun

penampilan Muller pada Piala Eropa 2016 sangat bertolak belakang. Selain

gagal membuat gol, pemain berusia 26 tahun ini juga gagal saat menjadi

eksekutor penalti dalam laga melawan Italia. 

2. Joe Hart – Inggris


Pelatih baru Inggris mempunyai pekerjaan berat untuk memperbaiki

performa The Three Lions. Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah

Joe Hart yang berposisi sebagai penjaga gawang. Dari empat pertandingan

yang dijalani Inggris pada Piala Eropa 2016, kiper Manchester City

memungut bola sebanyak empat kali dari gawangnya. Dua gol yang bersarang

di gawangnya saat melawan Islandia bahkan memulangkan St. Goerge’s

Cross dari Prancis. Hart harus mendapat kompetisi dari kiper lainnya

agar bisa kembali ke performa terbaiknya. 

3. Harry Kane – Inggris


Harry Kane berangkat ke Prancis dengan ekspektasi tinggi bisa menjadi

mesin gol utama Inggris setelah menjadi pemain tersubur di kompetisi

Premier League. Namun di Prancis, ia gagal menyarangkan satu gol pun

sehingga The Three Lions pun tersingkir pada babak 16 besar. Meskipun

tidak mutlak kesalahan dari Kane, namun penyerang Tottenham Hotspur

tetap merasakan tekanan yang besar sepulangnya dari Prancis. 

4. Arda Turan – Turki


Arda Turan yang bermain untuk Barcelona menjadi tulang punggung dan ikon

utama tim nasional Turki pada Piala Eropa 2016. Namun Turan gagal

memenuhi ekspektasi dengan penampilannya yang tidak maksimal. Para

suporter Turki pun mencemoohnya saat Tim Bulan Sabit takluk dari Spanyol

dengan skor 3-0. 

5. Zlatan Ibrahimovic – Swedia


Piala Eropa 2016 menjadi turnamen besar terakhir Zlatan Ibrahimovic

bersama tim nasional Swedia. Striker berusia 34 tahun ini resmi

mengumumkan pengunduran dirinya dari timnas usai pergelaran Piala Eropa

2016. Namun, penampilan kapten Swedia ini tidak maksimal setelah gagal

mencetak satu gol pun di Piala Eropa dan hanya mengantar Swedia meraih

satu poin dari tiga pertandingan di fase grup. Seharusnya, perpisahannya

dengan timnas bisa lebih manis jika ia bisa membawa negaranya ke fase

knockout. 

6. Robert Lewandowski – Polandia


Robert Lewandowski menjadi andalan utama timnas Polandia pada Piala

Eropa 2016. Namun penyerang yang bermain untuk Bayern Munchen ini hanya

berhasil mengoleksi satu gol dari lima penampilannya sepanjang Piala

Eropa 2016. Lewandowski baru bisa menyarangkan bola di jala lawan pada

laga melawan Portugal, yang juga menjadi laga terakhir Polandia pada

Piala Eropa 2016.












Kembali ke Halaman Utama

Soccer Girls

Follow Bolashow

16,243 Fans Like
0 Subscribers +1
2FollowersFollow
4FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Adv.